The Plot Continues….

Udah lebih dari 2 minggu dan gue belum nulis apa-apa dari janji gue. Tapi kata orang, lebih baik telat daripada tidak sama sekali. So here we go…

Lebih dari setahun yang lalu, ketika buku Trave(love)ing baru saja terbit, gue pernah nulis mengenai Plot Vs Tempelan.

Plot dalam sebuah cerita novel adalah alur utama cerita yang membangun kisah dan karakter. Plot ini bagian dari sebuah cerita yang memegang peranan penting, dimana jika kita mencabut salah satu plot dalam cerita yang kita buat, maka jalan cerita bahkan endingnya bisa berubah.

Plot is a literary term defined as the events that make up a story, particularly as they relate to one another in a pattern, in a sequence, through cause and effect, how the reader views the story, or simply by coincidence. (Wikipedia).

Sedangkan tempelan adalah bagian dari cerita untuk mempermanis saja. Entah supaya terkesan lucu, segar, atau si pembaca tidak bosan. Tempelan ini hanya numpang lewat. Jika kita mencabut sebuah tempelan cerita, maka cerita kita tidak akan berubah.

Jika hidup adalah sebuah cerita buku novel, maka gue pun mempunyai plot hidup yang sangat mempengaruhi keseluruhan hidup gue.  Jika salah satu plot itu dicabut, maka jalan hidup gue bisa aja berubah.

Secara singkat plot yang telah terjadi adalah:
Gue keterima kerja di kantor gue bekerja sekarang – ditempatkan di daerah – kenal dengan seorang wanita – putus – patah hati – traveling – hasil traveling dituliskan menjadi sebuah buku – Trave(love)ing terbit.

Gue kira plot hidup gue berhenti di situ, dan gue akan mendapat peran baru dan plot baru. Tapi ternyata tidak.

Sebut saja Mia dan Gelaph, salah dua dari partner menulis di Trave(love)ing. Entah konspirasi wahyudi darimana, perpaduan antara menulis buku Trave(love)ing dan persahabatan dengan kedua wanita ini ternyata berpengaruh terhadap plot dalam hidup gue.

Mia dan Gelaph ini mempunyai mempunyai seorang teman wanita. Teman wanita ini merupakan sahabat Gelaph sejak awal masuk kuliah dan kemudian sama-sama bekerja di salah satu Kantor Akuntan Publik Dua Huruf (biar lebih mudah kita singkat saja KAP-DH). Di KAP-DH ini, ternyata si teman wanita itu menjadi anggota team dari seorang senior Auditor, bernama Mia, yang tidak lain merupakan teman gue sejak jaman sma dulu. Layaknya Trio Macan, mereka bertiga kemudian bersahabat baik, bahkan masih terus berteman meskipun ketika tiga-tiganya sudah tidak bekerja di KAP-DH itu lagi.

Pertemanan gue dengan Mia dan Gelaph yang akhirnya memperkenalkan gue dengan si teman wanita ini.

Gue masih ingat pertemuan pertama gue dengan si teman wanita ini. saat itu sore-sore gue sedang berada di Gramedia GI, sedang mencari-cari referensi novel untuk gue menulis draft buku Trave(love)ing. Gue janjian dengan Mia ketemuan di sana untuk memberikan sesuatu kepada Mia. Mia datang bersama si teman wanita itu.

Tapi waktu itu tidak terjadi apa-apa. Kami cuma berkenalan sebagai dua orang yang baru bertemu. Apalagi waktu itu si teman wanita masih punya kekasih, sementara gue? gue masih sibuk membereskan kepingan hati (halah) dan asik berkelana dengan beberapa kisah tempelan dalam hidup gue.

Entah persahabatan ketiga wanita itu cukup kuat atau mungkin si teman wanita itu sepertinya tidak punya teman lain selain Mia dan Gelaph, beberapa kali ketika ketika kami membahas mengenai Trave(love)ing, si teman wanita ini ikutan hadir. Bahkan ketika pembahasan judul Trave(love)ing, si teman wanita ini ngikut juga.

Setelah beberapa kali bertemu dan berkumpul, si teman wanita ini pun menjadi teman main gue, sama seperti Mia dan Gelaph.

Waktu pun berjalan, kisah pun bergulir. Si teman wanita ini tidak lagi berkekasih, sedangkan gue? ya masih tetap mencari kepingan puzzle terakhir hati gue.

Pernah gak, kita tuh nyariin sesuatu barang ketika kita perlukan, – entah remote tivi, cincin, jam, jepitan rambut, sisir, bahkan sepatu, biasanya sih yang paling sering remote tivi, – eh tuh barang tiba-tiba ilang entah kemana. Kalau handphone sih bisa di-misscall, lah ini remote tivi? Terus kita pun mencarinya kemana-mana tapi tetep gak ketemu. Lalu ketika kita sudah lelah mencari dan pasrah sama kehilangan itu,……. tring! Tiba-tiba itu si remote-tivi nongol di deket kita.

Setelah kita mencarinya jauh kemana-mana, eh ternyata tuh barang sebenernya ada di deket kita.

Dan seperti remote tivi yang suka ilang pas kita butuh dan malah ketemu when we expected the least, seperti itu juga Tuhan naro jodoh buat gue. Seperti remote-tivi yang bisa tiba-tiba nongol di hadapan kita tanpa kita duga, begitu juga rasa suka gue kepada si teman wanita dari Mia dan Gelaph itu. Teman wanita yang belakangan diketahui bernama Dian Purwita Sari.

Ternyata plot hidup gue yang Tuhan tulis masih terus bersambung. Buku Trave(love)ing yang gue tulis, mengenalkan gue kepada dua sahabat dekat yaitu Mia dan Gelaph. Dari mereka, akhirnya gue mengenal sahabat wanita mereka yang lain, yang kini akan menjadi calon istri gue.

Seperti novel detektif, dimana beberapa kejadian yang seperti tidak berhubungan, perlahan-lahan mulai terkuak menjadi sebuah puzzle cerita utuh sebagai dasar si tokoh Detektif memecahkan misteri, begitu juga yang terjadi dalam hidup gue. Satu persatu kejadian yang terlewati, merupakan suatu plot untuk skenario besar yang sedang disiapkanNya.

Ketika hari ini gue menengok ke belakang, gue cuma bisa tersenyum bagaimana Sang Maha Penulis menuliskan plot cerita dalam hidup gue.

Dan gue (masih) dan (akan terus) percaya, semua hal kecil yang pernah terjadi sama gue adalah sebuah rencana besar yang sedang ditulis olehNya.

Because everything happens for a reason dan karena Dia adalah Maha Penulis dan Maha Sutradara.

Advertisements

5 thoughts on “The Plot Continues….

  1. I pay a quick visit daily a few web sites and sites to
    read articles, however this webpage gives feature based content.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s